Kota
Bima, (SM).- Bakal Calon Walikota
Bima, dr. H. Sucipto yang sudah dipastikan akan ikut sebagai kompetitor pada
Pemulikada Mei mendatang, hingga kini masih bingung menentukan siapa yang akan
mendampinginya. Padahal, tiga partai sudah mengusungnya untuk merebut orang
nomor satu di Kota Bima.
Kini,
tiga nama santer disebut-sebut bakal menjadi calon Wakil Walikota mendampingi
Sucipto. Seperti Wakil Ketua DPRD Kota Bima Feri Sofyan, SH, putra mantan
Walikota Bima H. Iskandar Zulkarnaen HM. Nur A. Latif dan Birokrasi asal DKI
Jakarta, H. Junaidin. Namun, ketiganya belum ditentukan.
Sucipto
yang ditemui di tempatnya bekerja (RSUD Bima,red) mengakui jika tiga nama
tersebut memang menjadi pilihan untuk mendampinginya. Namun, hingga saat ini
belum ada kepastian siapa salah satu diantaranya.
Untuk
nama Wakil Ketua DPRD Kota Bima, ia menjelaskan, melalui mantan Bupati Bima H.
Zainul Arifin sudah ada pembicaraan awal. H. Zainul Arifin menawarkan Feri
Sofyan bisa dipilih untuk menjadi Wakil darinya. “Setelah gagal merapat ke
pasangan Incumbent, kami memang sudah ketemu dengan H. Zainul Arifin, minta
pertimbangan untuk nama Feri Sofyan, tapi saya juga masih mempertimbangkan,”
ujarnya dan mengaku jika hingga kini belum ada pembicaraan dengan PAN.
Kemudian
untuk H. Junaidin, kata Sucipto, akhir-akhir ini pria asal Kelurahan Rabadompu
itu memang telah menyampaikan keinginan untuk ikut mendampinginya. Namun, ia
belum memberikan keputusan. “Saya juga masih mempertimbangkan. Saya hargai
semangat dan kemampuan beliau (H. Junaidin,red) dalam urusan birokrasi,”
katanya.
Sementara
itu, untuk nama H. Iskandar Zulkarnaen HM. Nur A. Latif atau yang biasa disapa
H. Anang, Sucipto mengaku sekarang Anang tengah berada di Jakarta untuk meminta restu kepada orang tua
dan pihak keluarga. “Jika sudah mendapat restu dan dukungan, Bismillah,”
katanya.
Kata
dia, H. Anang memang orang pertama yang membicarakan untuk berpasangan dengan
dirinya. Dan ia pun harus menunggu keputusan dari H. Anang, baru memastikan
memilih dua nama yang lain. “Saya menunggu kabar dari H. Anang. Karena saya
tidak ingin dibilang tidak konsisten,” tandasnya.
Mengenai
partai, Sucipto menambahkan, sudah didukung oleh tiga partai. Yakni Partai
Keadilan Sejahtera (PKS), Hanura dan PBR. (BNQ)