Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pilih Calon Wakil, Sucipto Masih Bingung

22 Januari 2013 | Selasa, Januari 22, 2013 WIB Last Updated 2013-01-21T17:00:06Z

Kota Bima, (SM).- Bakal Calon Walikota Bima, dr. H. Sucipto yang sudah dipastikan akan ikut sebagai kompetitor pada Pemulikada Mei mendatang, hingga kini masih bingung menentukan siapa yang akan mendampinginya. Padahal, tiga partai sudah mengusungnya untuk merebut orang nomor satu di Kota Bima.

Kini, tiga nama santer disebut-sebut bakal menjadi calon Wakil Walikota mendampingi Sucipto. Seperti Wakil Ketua DPRD Kota Bima Feri Sofyan, SH, putra mantan Walikota Bima H. Iskandar Zulkarnaen HM. Nur A. Latif dan Birokrasi asal DKI Jakarta, H. Junaidin. Namun, ketiganya belum ditentukan.
Sucipto yang ditemui di tempatnya bekerja (RSUD Bima,red) mengakui jika tiga nama tersebut memang menjadi pilihan untuk mendampinginya. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian siapa salah satu diantaranya.
Untuk nama Wakil Ketua DPRD Kota Bima, ia menjelaskan, melalui mantan Bupati Bima H. Zainul Arifin sudah ada pembicaraan awal. H. Zainul Arifin menawarkan Feri Sofyan bisa dipilih untuk menjadi Wakil darinya. “Setelah gagal merapat ke pasangan Incumbent, kami memang sudah ketemu dengan H. Zainul Arifin, minta pertimbangan untuk nama Feri Sofyan, tapi saya juga masih mempertimbangkan,” ujarnya dan mengaku jika hingga kini belum ada pembicaraan dengan PAN.
Kemudian untuk H. Junaidin, kata Sucipto, akhir-akhir ini pria asal Kelurahan Rabadompu itu memang telah menyampaikan keinginan untuk ikut mendampinginya. Namun, ia belum memberikan keputusan. “Saya juga masih mempertimbangkan. Saya hargai semangat dan kemampuan beliau (H. Junaidin,red) dalam urusan birokrasi,” katanya.
Sementara itu, untuk nama H. Iskandar Zulkarnaen HM. Nur A. Latif atau yang biasa disapa H. Anang, Sucipto mengaku sekarang Anang tengah berada di Jakarta untuk meminta restu kepada orang tua dan pihak keluarga. “Jika sudah mendapat restu dan dukungan, Bismillah,” katanya.
Kata dia, H. Anang memang orang pertama yang membicarakan untuk berpasangan dengan dirinya. Dan ia pun harus menunggu keputusan dari H. Anang, baru memastikan memilih dua nama yang lain. “Saya menunggu kabar dari H. Anang. Karena saya tidak ingin dibilang tidak konsisten,” tandasnya.
Mengenai partai, Sucipto menambahkan, sudah didukung oleh tiga partai. Yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hanura dan PBR. (BNQ)
×
Berita Terbaru Update