Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Data Base K1 Diumumkan, Kantor Bupati Dijaga Ketat

27 Desember 2012 | Kamis, Desember 27, 2012 WIB Last Updated 2012-12-27T15:00:35Z
Para tenaga honorer sedang melihat pengumuman data base K1.
Dompu, (SM).- Susana hangat masih menyelimuti pemerintah Kabupaten Dompu hingga dalam beberapa hari kedepan, terkait banyaknya tenaga honorer yang tidak lolos dalam data base K1.
Sejumlah aparat Polres Dompu dan PolPP diterjunkan  dan melakan penjagaan ketat di  lingkup kantor  Bupati Dompu, saat  data honorer yang lolos K1 di umumkan secara resmi Rabu (26/12).
Jumlah tenaga honorer yang lolos dalam penguman hasil perbaikan BKN terhadap data honorer yang lolos K1 yakni sebanyak 137 orang dari 173 yang awalnya dinyatakan lolos.
Artinya BKN membatalkan kembali sebanyak 36 orang honorer dari data base K1, karena dinyatan bermasalah, seperti temuan  tim indentifikasi masalah honorer yang dibentuk Bupati, diketuai oleh Plt Sekda Dompu H.Agus Buhari SH,M.SI.
Menurut informasi yang dihimpun, upaya memperketat penjagaan dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan akan adanya aksi anarki lanjutan yang dilakukan sejumlah tenaga honorer seperti yang terjadi sebelumnya.
Apalagi pada hari itu tersiar kabar bahwa massa forum honorer akan melakukan aksi demonstrasi guna memprotes sikap Pemda Dompu yang terindikasi bermain secara tidak profesional dibalik perekrutan tenaga honorer dalam data base K1.    
Akan tetapi, hingga pukul 14.30 wita,  massa pedemonstran tersebut tak kunjung tiba. Sehingga pada pukul 15.00 wita, suasana di halaman kantor Bupati dan di Sekretariat Daerah (Setda) tampak normal dan  system penjagaan pun tak seketat sebelumnya.
Sementara terkait data   yang ditempel adalah berupa pengumuman nama tempat kerja pegawai honorer yang masuk data base K1 saja, yakni sebanyak 137 orang.
Sebelumnya nama Syamsuddin alias Some honorer K1 dari Dinas Dikpora Kabupaten Dompu yang dinyatakan bermasalah berdasarkan hasil indetifikasi tim Pemda Dompu, seperti digembar – gemborkan tetap lolos pada penguman kedua ini, ternyata hanya isu belaka, karena Syamsuddi sudah tidak diloloskan oleh Menpan bersama 35 orang honorer lainnya. (dym)
×
Berita Terbaru Update