Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

MAN 2 KOBI Luncurkan Kantin Kejujuran

26 September 2012 | Rabu, September 26, 2012 WIB Last Updated 2012-09-26T05:01:56Z
Kota Bima, (SM).- Jajajaran dewan guru MAN 2 Kota Bima baru-baru ini meluncurkan ide kreatif dengan mendirikan Kantin Kejujuran khusus untuk melayani kebutuhan siswa-siswi. Keberadaan Kanti Kejujuran ini, satu-satunya yang ada di Kota/Kabupaten Bima, atau bahkan di NTB, atau bahkan di Indonesia.  
Guru Pembina, Salahuddin S.Pd kepada Suara Mandiri saat berkunjung ke sekolah setempat, Senin kemarin mengatakan, Kantin Kejujuran sebenarnya adalah sebuah kantin seperti pada umumnya menjual kebutuhan para siswa, baik berupa peralatan tulis menulis, maupun makan ringan. Hanya saja Kantin Kejujuran di MAN 2 tidak ada pelayannya. “Siswa melayani diri sendiri dengan mengedepankan sikap jujur dalam melakukan transaksi”, ujarnya.
Kata dia, saat transaksi jual beli, siswa menuliskan barang yang dibeli dengan harga yang sudah tercantum pada label barang tersebut. Kemudian, jika pembelian barang itu ada pengembalian uangnya, maka siswa sendiri yang melayani serta menghitung jumlah pengembalian uang belanja dimaksud setelah dikurangi jumlah belanja.  “Inilah yang dimaksud siswa melayani sendiri”, jelas guru TIK ini.
Salahuddin mengaku, ide cemerlang ini memang datang dari dirinya yang senang dengan mengkhayal sesuatu, tentunya yang positif seperti Kantin Kejujuran. Mengapa  harus Kantin Kejujuran, kata dia, ide awal ini lahir atas keprihatinan dirinya dengan kondisi di Indonesia yang terjangkiti virus korupsi yang sangat mematikan. “Dimana-mana di seluruh wilayah Indonesia, virus korupsi merajalela, lebih heboh dari virus HiV. Demikian halnya di sekolah, kami ingin para siswa menjadi generasi anti korupsi”, cetusnya.
Menurutnya, Kantin Kejujuran ini bertujuan melatih siswa-siswi untuk bersikap jujur terhadap apapun, terutama sekali dalam pembelajaran, dan perilaku di luar sekolah. “Kami ingin tanamkan sikap jujur pada setiap siswa, mulai dari hal yang terkecil, bahkan guru-guru sangat mendukung adanya program ini”, akunya.
Ia menambahkan, guna mendukung pelaksanaan Kantin Kejujuran, dirinya sudah menyiapkan janji kejujuran. Isinya, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, (1) percaya bahwa Allah SWT naha melihat dan maha mengetahui, (2) menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, (3) setia menjaga amanat, (4) bertekad menjadi generasi anti korupsi, dan (5) taat kepada guru dan orang tua. “Kami juga sudah tempel di setiap ruang yang bisa dibaca siswa tentang janji kejujuran. Saya harap dengan janji ini siswa akan semakin mantap dan selalu ingat akan berbuat jujur”, harapnya.
Ditanya, soal ide Kantin Kejujuran, pengurus teras Pemuda Muhammadiyah Kota Bima ini mengaku, tidak pernah mengetahui ada Kantin Kejujuran di sekolah atau tempat lain. “Mungkin hanya ada di MAN 2 Kota Bima saja. Kalaupun ada mungkin saja sebuah kebetulan, tapi bila di tempat lain juga ada tidak jadi masalah, sebab kami tetap ingin melatih karakter siswa menjadi jujur”, tandasnya.
Kepala MAN 2 Kota Bima, Drs H. Syahruddin H Arsyad yang ditemui di areal sekolah setempat mengatakan, dirinya sangat mendukung adanya ide Kantin Kejujuran dari guru-guru. Apapun hal yang positif dicetuskan guru di sekolah ini, dirinya akan selalu mendukung asal untuk kemajuan sekolah.
“Saya sangat respek adanya Kantin Kejujuran, sebab di sinilah anak-anak belajar bersikap jujur. Secara tidak langsung situasi ini merupakan bagian terkecil pembelajaran berkarakter yang diharapkan pemerintah”, jelasnya.
Beberapa orang siswa yang dimintai komentarnya, mengaku senang dengan adanya Kantin Kejujuran. Meski terbilang baru, Kantin Kejujuran memberikan tambahan pengetahuan dan perilaku siswa untuk bersikap jujur. “Kantin Kejujuran sangat bagus kok. Ya kami dapat belajar bersikap jujur dengan melayani sendiri ketika berbelanja di Kantin Kejujuran”, kata salah seorang siswa yang masih duduk di bangku kelas satu. (SM.02)
×
Berita Terbaru Update