Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Sosialisasi KUR Pacu Perkembangan UMKM

02 November 2010 | Selasa, November 02, 2010 WIB Last Updated 2010-11-02T14:50:41Z
Kota Bima, (SM).- Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memiliki potensi penggerak roda perekonomian. Keberadaannya mampu memberikan jawaban serta berperan meningkatkan grafik ekonomi serta dapat meminimalisir jumlah pengangguran yang membengkak. Untuk mewujudkan 3300 UMKM di Kota Bima, Dinas Sosial Provinsi beserta Dinsosnaker Kota Bima, Selasa kemarin menggelar sosialisasi Kredit Usaha Rakyat di aula Pmerintah Kota (Pemkot) Bima.
Acara tersebut dihadiri Kepala Dinas Sosial Nur Asikin, MM, Wakil Walikota Bima H. Arahman H. Abidin, Ketua Tim Penggerak PKK Hj. Yani Marlina, Kepala Dinsosnaker Kota Bima Muhaimin, SE, beberapa karyawan bank di kota serta dihadiri sejumlah pelaku UMKM.
Nur Asikin dalam sambutannya mengatakan, kegiatan sosialisasi tersebut cukup strategis untuk memberikan informasi kepada masyarakat yang bergerak di bidang usaha kecil menengah beserta koperasi. Karena sosialisasi tersebut menginformasikan kemudahan kredit dana pada bank penjamin yang dipilih oleh pemerintah.
Menurut dia, selama ini, jika dilihat dari kacamata perbankan, pemberian pinjaman kepada UMKM sangat beresiko, selain modal yang minim dan rendahnya sumber daya manusia (SDM), juga memiliki kelemahan pada pangsa pasar. Sehingga tidak ada sesuatu yang berarti untuk diagunkan. Selain itu juga, terkadang prosedur yang ditetapkan Perbankan juga dirasa njelimetoleh UMKM.
“Tapi kini sudah tidak lagi, perolehan kredit usaha diperbankan tidak sesulit dulu. Bank akan memberikan kemudahan untuk perkembangan UMKM”,” jelasnya.
Karena itu, dengan diberikan kemudahan oleh perbankan, perkembangan UMKM mampu memberikan hasil yang menggemberikan. Diantaranya, tingkat kemiskinan bisa dikurangi, SDM bisa dtingkatkan dan pendapatan masyarakat akan semakin meningkat.
Di tempat yang sama, Kepala Dinsosnaker Kota Bima Muhaimin, SE saat ditemui di sela-sela kegiatan menjelaskan, selama ini UMKM kesulitan memberikan agunan (jaminan,red) kepada bank, sehingga perkembangan usahanya tidak menunjukan hasil yang baik. Namun dengan adanya KUR tersebut, sekitar 70 higga 80 persen jaminan akan diberikan oleh bank penjamin yang ada di pusat.
“Untuk di Kota Bima yang memberikan kemudahan jaminan tersebut yakni BRI, BNI dan BPD,” tambahnya.
Dengan adanya KUR ini, Muhaimin berharap, semoga perkembangan UMKM bisa meningkat dan bertambah, hingga target Pemerintah Provinsi bisa mewujudkan UMKM sebanyak 100.000 di seluruh NTB. (SM.07)
×
Berita Terbaru Update