Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Listrik Padam, Pasien Ngeluh

04 November 2010 | Kamis, November 04, 2010 WIB Last Updated 2010-11-03T18:55:33Z
Bima, (SM).- Sekitar pukul 20.41 hingga 20.56 wita atau tidak kurang dari 15 menit,  pada Selasa malam lalu, listrik di Rumah Sakit umum Daerah (RSUD) Bima, padam. Pantaun koran ini, yang kebetulan ada di lokasi, seluruh ruangan di RSUD gelap gulita. Pun aktifitas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) terhenti, akibat padamnya listrik.
Parahnya, teriakan sejumlah pengunjung, pasien berikut tenaga medis, membahana, hampir diseluruh sal dan lorong rumah sakit. Mereka menggerutu, seakan kecewa dengan adanya pemadaman, tidak kurang dari lima belas menit tersebut. “Inikan rumah sakit, koq bisa padam listriknya, “kesal mereka.
Beberapa tenaga medis yang tidak ingin dikorankan, mengaku pemadaman listrik, bukan sekali terjadi di rumah sakit. “Sudah beberapa kali terjadi pemadaman. Untungnya tidak ada operasi malam. Jika ada, sangat berbahaya bagi keselamatan pasien, “ujarnya. Kata sumber, biasanya ada genset, untuk menanggulangi pemadaman.
Jelas sumber, listrik sangat berpengaruh terhadap keberadaan operasional di rumah sakit. Pasalnya, sejumlah alat yang berhubungan dengan pasien, seperti oksigen listrik, ruang ICU, ruang operasi, pasti membutuhkan tenaga listrik. Mestinya, kata sumber, untuk areal rumah sakit listrik tidak ada pemadaman.
Mennggapi pemadaman yang terjadi di RSUD Bima itu, Manager PT PLN Persero Cabang Bima, melalui Asisten Manager Bidang retribusi dan tekhnik, Syafruddin, mengaku, pemadaman yang terjadi malam itu, bukan saja di RSUD Bima. tetapi diseluruh wilayah Bima dan Dompu. Penyebabnya, kata Syafruddin, akibat dari induk listrik yang ada disekitar Jalan raya Bima-Sumbawa, atau tepatnya di Café Jenamawa Wadumbolo, ditabrak kelelawar. Sehingga terjadi mati total (black out).
Penyebab lainnya, kata Syafruddin, adanya gangguan cuaca ekstrim di area Bolo-Dompu, yakni terjadinya black out pula. Kedua gangguan itulah, ujarnya, yang menyebabkan pemadaman secara total di wilayah Bima-Dompu, hingga dua kali black out.
Khusus di RSUD Bima, jelasnya, seyogyanya tidak ada pemadaman dan atau kalau terjadi pemadaman, itupun alternative terakhir. Alasannya, area RSUD Bima, termasuk dalam perlakuan line VIP I atau perlakuan khusus tanpa pemadaman. Termasuk, katanya, di wilayah mulai dari kantor PLN hingga BNI Bima. Artinya, area RSUD, sesungguhnya tidak akan ada pemadaman. Hanya saja kalau terjadi gangguan yang diluar kemampuan tekhnis, seperti dimaksud, pemadaman tidak dapat dihindari.
Hal lain yang menjadi kendala hingga terjadi pemadaman, jelas Syafruddin, karena kurangnya kemampuan daya listrik, akibat dari perbaikansalah satu mesin jenis MAX, yang ada di PLTD Ni’U, berkapasitas 2,5 Mega Watt. Kata dia, mesin tersebut, tengah dilakukan perbaikan, beberapa kompenen mesin.
Apakah pengaruh dari program sehari sejuta sambungan yang baru lalu, Syafruddin, membantahnya. Kata dia, penyambungan seribu pelanggan baru di wilayah PLN Bima, tidak ada hubungan sama sekali dengan kekuatan daya listrik di Bima-Dompu. Sebabnya, seribu pelanggan baru yang terpasang, sebelumnya juga memakai listrik. Meskipun menumpang pada listrik pelanggan yang lama. (SM.08)
×
Berita Terbaru Update