Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Ditinggal Pemborong, Kantor UPTD Lambu Terbengkalai

20 Januari 2014 | Senin, Januari 20, 2014 WIB Last Updated 2014-01-20T14:47:29Z


Bima, (SM).- Ditinggal pergi pemborong, pembangunan Kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dikpora Kecamatan Lambu Kabupaten Bima terbengkalai. Karena belum selesai, kondisinya cukup memprihatinkan dan belum bisa difungsikan. Diduga, ada “main mata” antara oknum PPK dengan pemborong proyek.

Tampak fisik bangunan kantor UPTD seperti,  dinding, lantai dan jendela kantor belum tuntas dikerjakan. Untuk memaksimalkan pelayanan, UPTD Dikpora setempat harus terpaksa menggunakan bangunan Taman Kanak-Kanak (TK).
Kepala UPTD Dikpora Kecamatan Lambu, Muaidin S.Pd MM mengeluhkan fisik bangunan kantornya belum selesai. Terbengkalainya bangunan kantor itu, sangat berpengaruh pada pelayanan pendidikan. “Kami berharap Dinas Dikpora Kabupaten Bima segera bersikap. Kami hanya bisa memberikan saran agar bangunan kantor UPTD bisa diselesaikan biar bisa difungsikan,” harapnya, Sabtu (18/1).
Menurutnya, pembangunan kantor tersebut dibiayai APBD II tahun 2013 dengan anggaran sebesar Rp 180 juta. Seharusnya, bangunan sudah selesai sejak Desember tahun lalu. Tapi, hingga memasuki Januari 2014, bangunan kantor itu belum rampung. Fisik bangunan yang terlihat baru mencapai sekitar 70 persen. ”Masih banyak pekerjaan yang belum diselesaikan. Untuk itu, kami meminta agar pemborong segera menyelesaikan sisa pekerjaan yang ditinggalkan,” desaknya.
Sebenarnya, kata Muaidin, pihak Dikpora sudah mengetahui persoalan tersebut. Tapi sampai detik ini belum ada langkah dan solusi yang dilakukan. Seolah-olah, lanjutnya bangunan kantor tersebut sengaja dibiarkan terbengkalai. ”Mestinya Dikpora segera mengambil sikap tegas, agar pemborong bisa melanjutkan pembangunan hingga tuntas,” tegasnya.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis, PPK dikpora dan pemborong proyek belum berhasi ditemui. (10.06)
×
Berita Terbaru Update