Bima,
(SM).- Ijin
operasional Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Amanah Desa Woro Kecamatan
Madapangga yang beroperasi sejak sekitar 2010 lalu saat ini terancam untuk
dicabut oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima melalui Dinas Pendidikan Pemuda
dan Olah Raga (Dikpora).
Rencana
pencabutan ijin operasional bagi sekolah kejuruan swasta tersebut mengacu
terkait dengan informasi yang berkembang bahwa proses Kegiatan Belajar dan Mengajar
(KBM) di sekolah setempat tidak berjalan sebagaimana mestinya, berikut hasil
Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilakukan Kepala Bidang (Kabid) Dikmen
Dikpora Kabupaten Bima yang berlangsung pada Selasa (26/2).
Kabid
Dikmen Dikpora Kabupaten Bima, Amiruddin, S.Pd, M.Pd, yang dikonfirmasi di SMAN
2 Madapangga usai melaksanakan monev pada SMK Amanah mengatakan, hasil monev
pihaknya, bahwa kegiatan atau proses KBM di SMK Amanah Woro tidak berjalan
sebagaimana semestinya.
Menurutnya,
saat melakukan monev Selasa siang kemarin, dirinya tidak melihat adanya
proses KBM karena dalam RKB yang saat ini belum tuntas dikerjakan tidak
terlihat adanya peralatan untuk KBM seperti meubler berikut dengan tingkat
kehadiran dewan guru bersama siswa juga masih dipertanyakan. “Saat kami hadir,
hanya segelintir dewan guru saja yang ada, sementara siswa tidak ada seorangpun
yang nampak batang hidungnya,” terangnya.
Dikatakannya,
laporan yang diterima pihaknya, jumlah tenaga pendidik yang mengabdi di sekolah
setempat sebanyak 26 orang, tapi yang hadir saat monev hanya sekitar tiga orang
saja. Sementara jumlah siswa yang dilaporkan pihak sekolah sekitar 100 lebih
orang yang semuanya masih menyisahkan sejuta tanya
Sambungnya,
saat itupun, pihaknya menemukan masalah lain tentang pelaksanaan pembangunan
dua Lokal RKB dari alokasi anggaran Bantuan Sosial (Bansos) yang bersumber dari
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2011 yang hingga saat
ini masih juga belum tuntas, dimana beberapa item pekerjaan fisiknya seperti
lantai belum dikeramik, jendela belum dipasang kaca serta sejumlah item
pekerjaan lainnya juga belum tuntas.
Ditambahkannya,
hasil monev di SMK Amanah Woro yang dilakukan pihaknya akan dilaporkan
langsung pada Kepala Dinas (Kadis) Dikpora Kabupaten Bima, Drs. A. Zubair Har,
M. Si untuk menentukan apakah ijin operasional bagi sekolah SMK Amanah Woro
Tersebut dicabut atau bagaimana, yang jelas hasil Monev kita akan laporkan pada
pak Kadis dan untuk menentukan apakah ijin operasional dicabut atau bagaimana,
tergantung sungguh pada sebuah kebijakan yang akan diambil pak kadis bersama
pemerintah yang lebih atas,”tegasnya.
Sementara
itu, Kasek Kepala SMK Amanah Woro, Abubakar, S.Pd, saat Kabid bersama rombongan
melakukan monev dengan tegas mengatakan, kalau pihaknya akan menuntaskan
pelaksanaan pembangunan fisik dua lokal RKB dari APBN-P 2011 tersebut dalam
waktu dekat. “Saya akan tuntaskan semua dalam waktu dekat,” tandasnya berjanji.
(pul)