Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Dishub Bangun Dermaga Mini di Karampi dan Sarae Ruma

22 Januari 2013 | Selasa, Januari 22, 2013 WIB Last Updated 2013-01-21T17:00:07Z

Bima, (SM).- Kendala sarana pelabuhan yang selama ini menjadi harapan warga Desa Karampi dan Desa pemekaran  Sarae Ruma di wilayah Kecamatan Langgudu sebagai tempat bongkar muat barang dan pengangkutan penumpang speedboat, dalam waktu dekat segera teratasi.

Tahun anggaran 2013 ini, Pemkab Bima melalui Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika memprogramkan pembangunan dua unit dermaga mini, sehingga mempermudah proses pengangkutan penumpang dan bongkar muat barang di wilayah pesisir kecamatan Langgudu.
“Dermaga ini nantinya akan mengatasi kesulitan masyarakat perairan terutama di beberapa desa di Langgudu. Tahun 2013 ini dibangun dua unit dermaga mini untuk speedboat bersandar saat menaikan dan menurunkan penumpang dan bongkar muat barang,” kata Kepala Dishub dan Kominfo Kabupaten Bima, Zunaidin, S.Sos.,MM ketika meninjau lokasi dermaga tersebut pecan lalu.
Kata dia, pembangunan dermaga di dua desa tersebut menggunakan dana dana alokasi khusus (DAK) dan APBD Tahun 2013. “Dermaga mini yang dibangun ini konsepnya sama dengan dermaga umumnya. Makanya hari ini (Ahad) kami lakukan survey awal untuk menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan secara teknis dimana nanti titik dermaga didirikan,” kata Junaidin yang didampingi Lutfi S.Sos Kabid Laut dan, Arief Rachman selaku Kasubag Program Dinas Perhubungan Kominfo Kabupaten Bima.
Lutfi yang mendamping Kadishub menambahkan, dibangunya dermaga mini ini karena selama ini masyarakat perairan di desa-desa pesisir itu naik dan turun melalui jembatan kayu, sehingga cukup menyulitkan karena sebagian dari jembatan tersebut sudah dalam kondisi rapuh.
“Dengan dermaga mini yang akan dibangun ini tentu akan mempermudah aktivitas masyarakat,” kata Lutfi yang baru satu pecan dilantik.
Menurutnya, dermaga  yang ada saat ini kondisinya belum standar, dan selain di dua desa ini, direncanakan setiap tahun akan dibangun dermaga mini di kecamatan wilayah perairan lainnya. Program ini penting, sebab sebagai daerah yang hampir 80 persen perairan, keberadaan sebuah dermaga angkutan memang sangat penting, apalagi selama ini warga menjadikan jembatan kayu sebagai tempat aktivitas bongkar muat penumpang dan  barang,” terang Lutfi
Menanggapi rencana Dinas Perhubungan ini, Rifdun, Kepala Desa Karampi dan Adhar Kepala Desa Sarae Ruma mengatakan, warga menyambut baik rencana pembangunan dermaga mini di daerahnya. “Sudah lama kami mendambakan dermaga permanen,” akunya. (sam)
×
Berita Terbaru Update