Bima, (SM).- Siswa kelas
tiga SMPN 4 Bolo, Yusuf Muhtar (15) asal Desa Tambe Kecamatan Bolo, ditemukan
tewas tenggelam saat mandi bersama teman-temannya di bendungan desa setempat
sekitar pukul 13.30 wita, Rabu (26/12).
Informasi yang diendus wartawan
dari tetangga korban, tewasnya siswa tersebut lantaran korban berusaha menolong
temannya yang juga tenggelam. Saat korban menolong temannya, korban tenggelam
ditengah derasnya arus air bendungan tersebut, sementara temannya selamat dari
maut.
Menurut sumber yang dikonfirmasi
wartawan di rumah duka, kejadian itu terjadi usai korban menghadiri kampanye
salah seorang Calon Kepala Desa (Cakades) yang mengusung tanda gambar (Padi)
Nurdin Azrun di lapangan Bola Desa Tambe Rabu siang. “Setelah korban berada di
bendungan, dua dari empat rekannya langsung mandi sementara korban dan seorang
temannya masih duduk dan melihat diatas jembatan. Namun ketika kedua rekannya
yang tenggelam, korban langsung turun mandi dan berusaha menolong rekannya
berhasil hingga kedua rekannya.
Setelah berhasil menyelamatkan
dua rekannya, korban kembali ceburkan diri dan melompat kembali menuju
bendungan untuk mandi akan tetapi dan entah kenapa disaat korban melompat untuk
menyeburkan diri dari atas ke bawah air bendungan korban tubuh korban tidak
muncul dipermukaan air sekitar beberapa menit lamanya dan selang beberapa waktu
tiba- tiba saja tubuh korban terapung diatas air dengan posisi kakinya berada
diatas dengan kepala dibawah.
Melihat kejadian yang dialami
oleh korban tersebut, kedua rekan korban yang selamat setelah ditolong
sebelumnya langsung berteriak untuk meminta pertolongan pada sejumlah warga
yang ada di sekitar lokasi kejadian dan spontan saja sejumlah warga yang
mendengar jeritan minta tolong tersebut langsung menuju lokasi kejadian yang
kemudian sejumlah warga melakukan evakuasi terhadap mayat korban yang saat itu
sudah tak bernyawa lagi.
Setelah berhasil dievakuasi mayat
korban langsung dibawa kerumah duka sementara kedua orang tua korban yang
hendak dikonfirmasi hingga berita ini ditulis belum berhasil ditemui karena
kedua orang tua korban bersama sejumlah keluarganya masih berduka atas musibah
yang merenggut nyawa korban tersebut. (pul)