Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Panitia LPI Rayon I Dinilai tak Paham Aturan

10 Mei 2012 | Kamis, Mei 10, 2012 WIB Last Updated 2012-05-10T05:33:14Z

Bima, (SM).- Panitia Pertandingan sepak bola Liga Pendidikan Indonesia (LPI) Rayon I yang meliputi wilayah Kecamatan Bolo, Madapangga, Donggo, Soromandi, Sanggar dan Tambora dinilai tidak memahami aturan.

Penilik Porabud Kecamatan Bolo, Yusuf, mengatakan, penitia pelaksana pertandingan LPI rayon I sangat tidak becus. Pasalnya, laga kebelasan Kecamatan Madapangga versus Sanggar beberapa hari lalu, salah satu tim telah meninggalkan lapangan pertandingan karena menolak keputusan wasit yang memberikan hadiah pinalti terhadap klub LPI Sanggar.
Keanehannya, lanjut dia, sehari setelah kejadian tersebut, tim LPI Kecamatan Madapangga justru dipanggil kembali oleh panitia untuk bertanding melawan Sanggar. Parahnya, dalam pertandingan ulang tersebut justru tim dari Sanggar yang memenangkan pertandingan. “Kemenangan tim Sanggar, merugikan Kecamatan Bolo. karena poin yang diraih tergeser,” kesalnya.
Ulah panitia yang memanggil kembali pemain kedua kesebelasan, memunculkan pertanyaan pihaknya, terkait aturan yang diadopsi oleh panitia yang memperbolehkan kembali pertandingan kedua klub tersebut. “Ini sangat aneh. Salah satu tim sudah secara nyata meninggalkan lapangan sebelum wasit meniup pluit tanda usai, ko’ justru dipanggil kembali untuk pertandingan ulang. Aturan dari mana yang digunakan panitia,” kesalnya.
Yusuf yang mengaku wakil jajaran pendidikan di Bolo itu, mengecam keras ulah panitia. Diapun mengaku akan mengajukan keberatan kepada panitia LPI Kabupaten Bima serta meminta pertanggungjawaban Kepala Dinas Dikpora selaku penanggung jawab kegiatan. “Ulah panitia Rayon I LPI ini sudah melanggar peraturan sekaligus secara tidak langsung membunuh karakter para pemain Klub LPI Kecamatan Bolo,” tudingnya
Sementara ketua panitia pelaksana LPI Rayon I, Ramli yang juga kepala UPTD Dikpora Kecamatan Sanggar yang berusaha dikonfirmasi melalui handphone, tidak berhasil diwawancarai, karena telepon selulernya dalam keadaan tidak aktif. (SM.11)
×
Berita Terbaru Update