Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tidak Sportif, Pengurus LPI Bolo Ajukan Surat Gugatan

16 Mei 2012 | Rabu, Mei 16, 2012 WIB Last Updated 2012-05-16T04:56:37Z

Bima, (SM).- Menindaklajuti aspirasai para pemain LPI tingkat SMA Kecamatan Bolo yang berawal dari adanya tindakan panitia seleksi Liga Pendidikan Indonesia (LPI) tingkat SMA Rayon I Kabupaten Bima diduga tidak sportif seperti yang dilansir harian ini pada dua edisi kemarin.

Surat gugatan pengurus LPI Bolo bernomor: 07/05/2012 tertanggal 14 Mei 2012 yang ditujukan pada Ketua LPI Kabupaten Bima, dengan tembusan Bupati selaku ketua Pembina, Ketua LPI Pusat, Kemenpora RI di Jakarta, Ketua LPI NTB serta panitia LPI Tingkat SMA Rayon I di Sanggar tersebut telah ditandatangani oleh sejumlah pengurus LPI Bolo antara lain, Al Khaerunnas, S. Pd, Irwadin, S.Pd, Suratman, S. Pd, Yusuf Ahmad, S. Pd, Nasaruddin, S. Sos, dan Abdul Malik, S. Pd.
Pengurus LPI tingkat SMA Kecamatan Bolo, Al Khaerunnas, S.Pd yang didampingi sejumlah pengurus lainnya pada wartawan mengatakan, pengajuan surat gugatan dilakukan pihaknya terhadap pengurus LPI Kabupaten Bima karena mengacu pada pelaksanan pertandingan seleksi LPI tingkat SMA Rayon I yang meliputi wilayah Kecamatan Bolo, Soromandi, Donggo, Madapangga, Sanggar dan Tambora diduga menyimpang.
“Dari ketentuan dan aturan LPI tahun 2011-2012, karena pihak panita pelaksana LPI Rayon I memanggil kembali kedua keseblasaan yaitu keseblasan LPI Madapangga-Sanggar yang saat itu meninggalkan lapangan pertandingan selama sehari akibat tidak menerima keputusan wasit”, jelasnya.
Menurutnya, dalam ketentuan dan aturan LPI tahun 2011-2012 yang tercantum dalam Bab XI tentang jenis pelanggaran dan hukuman dalam pasal 41 ayat 9 (9.1) mengatakan, apabila salah satu tim peserta yang sedang bertanding dan tidak mau meneruskan pertandingan atau yang dinyatakan melakukan pemogokkan maka klub tersebut dikenakan hukuman.
Jika keseblasan mengalami kekalahan, maka gol kekalahannya ditambah 3 (tiga) gol (gol minus), jika memperoleh kemenangan, maka gol kemenangannya dihapus dan diganti dengan kekalahan 0-3 sedangkan tim lawannya dimenangkan 3-0 dan jika pertandingannya berakhir seri, maka terhadap tim peserta yang dinyatakan kalah dengan tambahan tiga (3) gol kemasukan dikurangi 3 (tiga) nilai kemenangan yang diperoleh dari pertandingan- pertandingan sebelumnya.
Selain itu, pihaknya juga berharap pada pengurus LPI Kabupaten Bima agar membatalkan hasil seleksi LPI tingkat Rayon I karena pihak panitia pelaksana dinilai tidak memiliki kemampuan atu tidak memahami aturan pertandingan atau penyelenggaraan sebagaimana dengan ketentuan atau aturan LPI tahun 2011-2012,”pintanya.
Jika tuntutan tidak dipenuhi, maka keinginan tim LPI tingkat SMA Kecamatan Bolo untuk mengikuti seleksi selanjutnya di tingkat Kabupaten Bima tidak dapat dibendung pihaknya, karena dengan tidak sportif atau tidak obyektif pihak panitia pelaksana LPI tingkat SMA Rayon I secara tidak langsung telah membunuh kreativitas para atlit. (SM.11)
×
Berita Terbaru Update