Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Periodesasi Pengurus Berakhir, Musda Belum Digelar

29 Februari 2012 | Rabu, Februari 29, 2012 WIB Last Updated 2012-02-29T05:50:13Z

Bima, (SM).- Periodesasi kepengurusan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) cabang Kabupaten Bima selama tiga tahun telah lewat masanya sejak dilantik tiga tahun lalu pada bukan Nopember 2011. Namun hingga kini Musyawarah Daerah (Musda) untuk pemilihan dan pembentukan pengurus baru belum dilaksanakan. Demikian dikeluhkan salah seorang anggota KNPI Kabupaten Bima, berinisial A.

Menurut sumber, anggota KNPI setempat, Ketua KNPI beserta jajaran terasnya, tidak berani menggelar Musda, karena tidak mampu menjabarkan dan mempertanggungjawabkan program kegiatan serta SPJ penggunaan anggaran selama masa bhakti tiga tahun lamanya. “Termasuk informasi yang diperolenya disebabkan anggaran Musda belum ada kepastian dari Pemkab Bima”, ujarnya.
Kesengajaan atas pembiaran untuk tidak menggelar Musda, kata sumber, tentu sangat merugikan anggota dan OKP yang bernaung dibawah KNPI Kabupaten Bima serta merugikan pemuda sebagai ejawanta KNPI itu sendiri. Sebab, tentu organisasi tersebut tidak akan berjalan sebagaimana yang diharapkan, kalau tidak ada regenerasi kepengurusan dan penaatan terhadap Peraturan Organisasi (PO). “Untuk itu saya harap pengurus yang mestinya telah berakhir masa tugasnya segera menggelar Musda”, desaknya.
Di tempat terpisah, Ketua KNPI Kabupaten Bima, Wahyudin SAg, yang dihubungi wartawan via seluler, mengaku apa yang dituding dan dikeluhkan anggota KNPI tersebut, tidak berdasar dan memang belum saatnya kalau dihitung sesuai waktu kepengurusan.
Kata Wahyu, berakhirnya massa kepengrusan KNPI periode ini, sekitar bulan Juni 2012. Menyoal kapan musda akan dilaksanakan, bukan semata-mata merujuk dari berakhirnya masa bhakti sesuai ketentuan tiga tahun dimaksud. Tetapi berdasar PO, mesti menunggu hasil konsolidasi Pengurus Daerah Provinsi dan Pusat. Artinya, masih menunggu Musda I dan Munas, baru bisa diselenggarakan Musda II. “Hirarkinya seperti itu dan tidak perlu diperdebatkan”, tampiknya.
Meski begitu, kata anggota legislatif ini, sifat konsolidasi dan komunikasi antara anggota dan pengurus tetap dijalankannya. Malah dalam waktu mendekati akhir masa jabatannya, telah berencana mengadakan, tournament Volly Ball tingkat Provinsi, memperebutkan piala Kemenpora.
Soal tudingan takut menyampaikan SPJ dan pertangungjawaban program selama tiga tahun, ditampiknya pula. Katanya, soal SPJ dan lain sebagainya pertanggungjawaban, ranahnya saat Musda. Aturan organisasi dan kelembagaan mengisyaratkan seperti itu. “Lantas apa hubungannya dengan SPJ soal Musda”, tanyanya. (SM.08)

×
Berita Terbaru Update