Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pengajuan RSUD jadi BLUD, Ditolak

15 Desember 2012 | Sabtu, Desember 15, 2012 WIB Last Updated 2012-12-15T06:49:25Z

Kota Bima, (SM).- Keinginan RSUD Bima meningkatkan statusnya menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), akhirnya ditolak. Padahal RSUD Bima sudah mempersiapkan segala persyaratan bertahun – tahun lamanya, namun belum diberikan kesempatan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bima untuk mengelola sendiri manajemennya.

Menurut keterangan salah seorang karyawan RSUD Bima yang meminta namanya tidak dikorankan, pengajuan peningkatan status menjadi BLUD sudah diajukan sejak dulu, setelah RSUD Bima mendapatkan akreditasi. Bahkan jajaran RSUD Bima sudah mendapatkan pelatihan langsung dari tim BLUD Yogyakarta. Namun pengajuan tersebut, belum disetujui oleh Pemerintah Kabupaten Bima. “Kita tidak tahu apa yang jadi kekurangan hingga pengajuan ditolak,” katanya.
Padahal, menurutnya, peningkatan status menjadi BLUD sangat penting. Dimana RSUD Bima mengelola sendiri manajemennya. Termasuk persoalan anggaran, dimana kucuran dana untuk kebutuhan RSUD Bima, tidak lagi melalui proses administrasi yang repot di pemerintah Kabupaten Bima. “Selama ini RSUD Bima selalu terjadi kekurangan kebutuhan pasien. Itu karena proses pencairan dana yang njelimet di Pemkab Bima. Jika sudah BLUD, tentu pengelolaannya tidak sesulit sekarang,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Bima, dr. M. Ali, SpDp yang ditemui membantah jika Bupati Bima menolak pengajuan BLUD. Bahkan pihaknya belum sempat mengajukan peningkatan status tersebut. “Belum ditolak, kita saja belum mengajukan. Rencananya pekan depan akan kita ajukan,” tegasnya.
Ia mengaku, hingga kini pihaknya masih menggelar rapat dan membahas rencananya pengajuan tersebut. Karena masih banyak sejumlah persyaratan dan bahan yang belum dilengkapi. “Kabar itu tidak benar,” tepisnya.
Lanjut Ali, setelah pengajuan ke Pemerintah Daerah, mekanismenya Bupati akan membentuk tim dari SKPD terkait untuk turun ke RSUD Bima dan memberikan penilaian. “Nanti jika diterima pun, akan ada dua opsi yang akan diterima RSUD Bima selain penolakan. Yang pertama BLUD penuh dan yang kedua BLUD bersyarat,” terangnya.
Dia sangat berharap, pengajuan BLUD itu bisa diterima oleh Bupati Bima. Karena jika diterima, maka tidak ada lagi kekurangan kebutuhan pasien dan pelayanan pun akan semakin membaik dari sebelumnya. (BNQ)
×
Berita Terbaru Update